0
Thursday, 12 September 2013

MORE THAN THIS





I'm broken
Do you hear me
I'm blinded
Cause you are everything I see
Tubuhku membeku saat lagu yang selalu membuatku merasa patah hati itu terputar di radio. aku memegang erat bantal yang ada di pangkuanku, menahan air mata yang siap untuk keluar. Aku tidak mau menangis lagi. aku sudah menangisinya selama ini. 

I'm dancing, alone
I'm praying
That your heart will just turn around

Aku mengingat kembali kenangan satu tahun yang lalu saat aku hanya berdiam diri seperti orang bodoh, menunggunya selama prom night dan dia benar-benar tidak datang. Dia melupakan janjinya padaku, dia bahkan tidak ingat malam itu adalah malam dimana aku di lahirkan tujuh belas tahun yang lalu.

When he opens his arms
And holds you close tonight
It just won't feel right
Cause I can love you more than this, yeah

0
Monday, 5 August 2013

OVER AGAIN


Tok!
mataku beralih ke jendela kamarku yang tertutup. Sepertinya ada seseorang yang melempar batu di kaca jendela itu.
Kakiku melangkah turun dari tempat tidur, meletakkan novel diatas sofa dan melangkah mendekati jendela.
“louis?” aku menatap tidak percaya pada sesosok anak manusia yang sedang menyengir lebar di depanku.
Tanganku terulur membuka pintu jendela.
“hai.” Louis melambaikan tangannya, seakan memanjat keatas atap rumah orang lain adalah suatu hal yang wajar.
“apa yang kau lakukan disini?” tanyaku.
“mengunjungimu.” Katanya. dengan nada tanpa dosa. Aku memutar bola mataku dengan bosan.
“kau mau mati,huh?” tanyaku dengan sarkatis. Dia hanya menyengir. Lagi.
“keluarlah. Langit lagi bagus banget.” Katanya, mengabaikan kata-kataku. dia menarik tanganku tapi, aku menahannya.
“wait,”kataku.
0

CAMP LOVE : chapter 2

***
Harry, liam dan billy mengajari aku, brenna,dan  kelsi cara bermain kartu poker dan dalam waktu lima belas menit saja aku sudah menyerah. Kurasa aku lebih suka bermain uno saja daripada poker seperti ini.
“daripada aku mengacau lebih baik kau main sendiri saja. aku akan menonton dan menyeangatimu.” Aku menyengir kuda pada harry.
Dia mengecak rambutku pelan lalu tertawa geli. “sebenarnya aku juga sudah merasa bosan bermain permainan ini. lagipula mereka terlalu mudah untuk di kalahkan.” Dan dengan itu harry mendapatkan dua cubitan dari brenna dan kelsi sekaligus toyoran dari liam dan billy yang tidak terima. Aku hanya memandang geli pada ke-narsisannya yang satu ini.
“pergi saja kau sana.” usir liam. Harry melempar kartu di tangannya diatas meja, dia menjulurkan lidahnya, mengejek.
3
Friday, 2 August 2013

HURT TO LOVING YOU : zayn malik love story


Langit yang biru dan awan putih di langit mungkin akan menjadi tempat yang sangat romantis bagiku, apalagi dengan adanya padang bunga yang terbentang di depan mataku. dan otakku selalu di penuhi dengan hayalan romantis yang akan di lakukan seseorang untuk diriku, tapi sepertinya semua hal yang ku-khayalan tidak akan pernah bisa terjadi, bahkan khayalanku yang paling sederhana sekalipun. Dan percayalah, lebih baik kau tidak pernah menghayalkan hal apapun yang berhubungan dengan sesuatu yang romantis atau spesial jika seseorang yang selama mengisi hatimu adalah orang yang bertipe sama seperti zayn.
Cuek, dingin, kaku, dan amat sangat tidak romantis!
oke, untuk yang terakhir itu tidak sepenuhnya benar. dia pernah melakukan satu hal yang bisa di bilang cukup romantis untuk standard. Tapi, itu sudah dulu sekali.
saat malam prom night sekolah dan oke, itu hal yang sangat romantis sebenarnya. bahkan aku sendiri tidak pernah bisa membanyangkan jika seorang zayn malik akan mengajakku berdansa di taman sekolah dengan lampu berkelap-kelip dan tanpa suara musik. Hanya ada suara angin yang membuatnya semakin romantis.
0
Friday, 26 July 2013

FALL TO ME


Semburat jingga dan merah menghiasi langit sore. Angin semilir yang sejuk membelai halus kulitku. Rumput-rumput menari-nari di bawah kakiku yang telanjang. aku menghentikan gerakan tanganku yang sejak tadi menari diatas kertas putih ini. pandanganku beralih pada sesosok laki-laki yang tertidur di sampingku. Rambut curly-nya yang halus menutupi hampir setengah permukaan wajahnya, manik mata yang bewarna hijau itu tertutup dan wajahnya yang putih pucat terlihat begitu damai. Tatapanku tidak pernah bisa beralih darinya.dia begitu tampan dengan semua charm yang dimilikinya dan dia selalu terlihat menawan dalam keadaan apapun.
“berhentilah mengagumi wajahku seperti itu. aku sudah cukup tahu bahwa aku memang tampan.” Matanya terbuka, sinar jahil tersorot dari dalam disana. Wajahku memanas dan aku merutuki diriku sendiri yang selalu terlihat bodoh di depannya.
“aku tidak mengagumi wajahmu.” Kataku, mengalihkan kembali pandanganku kearah kertas putih yang telah kugambari.
0

CAMP LOVE chapter 1

“jadi siapa nama anak laki-laki itu, Sophie?” brenna menatapku dengan matanya yang berbinar dan senyum lebar di wajahnya.
Aku mengangkat satu alisku, tidak mengerti, “anak laki-laki siapa?” tanyaku
“ayolah, jangan menyimpan rahasia padaku. aku tau kau sedang jatuh cinta, kan? Ayo, beri tahu aku siapa anak laki-laki itu?” katanya dengan berfsemangat. Sejujurnya, dia selalu bersemangat dengan semua hal yang menyangkut soal cinta. Aku bahkan kadang-kadang merasa mual jika mendengarnya berbicara panjang lebar tentang arti cinta atau hal-hal seperti itu.
“aku tidak sedang jatuh cinta, brenna sayang.” Kataku padanya.
“bohong! Aku tau dan yakin seratus persen!” katanya dengan keras kepala.
Aku memutar mataku, kesal. dia memang keras kepala dan sedikit menyebalkan tapi, aku tetap sayang padanya karna dia adalah salah satu sahabatku yang paling kusayangi. 
“ayola, Sophie,please.” Dia menatapku dengan mata puppy facenya. Huh. Sama sekali tidak berpengaruh padaku.
“sungguh, brenn. Believe me,  ok! Kalaupun aku sedang jatuh cintah aku juga tidak akan bercerita padamu.” Kataku lalu tertawa geli melihat ekspresi sebal di wajahnya.
“dasar pelit.” Cibirnya lalu meghempaskan tubuhnya di sandaran kursi mobil yang empuk. Wajahnya terlihat sedikit merah adam karna kesal.  Aku semakin tertawa geli melihatnya.
“Just it, brenn” gumamku, memasang kembali earphone hitam di telingaku—Brenna melepaskannya dengan paksa tadi. lagu onl hope milik mandy more terputar di ponselku dan saat itulah aku melihatnya. harry styles. Seniorku yang memiliki sejuta pesona dan senyum yang dapat melelehkan semua perempuan yang melihatnya. well, aku menyukainya. I’m fall to him. Tapi, aku tidak bisa mengakuinya kepada siapapun termasuk pada sahabatku sendiri,brenna. Entahlah, mungkin perasaanku tidak akan pernah sampai padanya. Dia terlalu sempurnah untukku yang biasa saja seperti ini. dia seniorku yang sangat populer di sekolah seperti keempat sahabatnya yang lain. Zayn malik, louis tomlinson, liam payne dan niall horan. Lima anak laki-laki populer di sekolahku dan mereka berlima adalah seniorku di klub drama.
Tapi, sebenarnya aku baru menyukai harry sejak 3 bulan yang lalu. Entah apa yang membuatku jatuh cintah padanya. Yang jelas perasaan itu muncul begitu saja, walaupun aku sendiri membeci perasaan itu setelah merasakan patah hati dengan pacarku yang terdahulu.
“ok, guys! Let’s go and let’s have fun!” suara teriakan zayn menggema di dalam mini bus diikuti suara teriakan anak-anak lain yang berada di dalam mini bus ini. aku hanya tersenyum tipis melihatnya.
Harus kukatakan aku benar-benar bersyukur sudah menjadi salah satu anggota di klub drama ini. dan aku juga sangat-sangat bersyukur karna zayn sudah merencanakan kegiatan camp di hutan selama tiga har ini. Setidaknya mungkin aku akan lebih dekat dengan harry.

----------------------------------------------------

0

CAMP LOVE (harry styles love story)


sinopsis:

klub drama adalah tempat dimana awal kisah cintaku terjadi.

mata hijau, rambut curly coklat, dan kedua dimples yang melengkapi segala kesempurnaannya selalu berhasil memenuhi kepalaku. dan aku benar-benar sangat berterima kasil pada seorang zayn malik, ketua dari klub drama ini karna dia-lah untuk pertama kalinya aku benar-benar bisa mengetahui bagaimana seorang harry styles, satu-satunya orang yang telah memikat hatiku sejak pertemuan kami tiga bulan yang lalu di koridor sekolah.